Usai Lebaran 2024, Inflasi di Jabar Terkendali

- 17 April 2024, 13:30 WIB
ILUSTRASI inflasi yang kini mendera negara Barat dan Uni Eropa, Putin bantah itu akibat invasi militer di Ukraina.
ILUSTRASI inflasi yang kini mendera negara Barat dan Uni Eropa, Putin bantah itu akibat invasi militer di Ukraina. /Pixabay/Stevepb/

IDEJABAR - Secara umum, Inflasi di Jawa Barat aman terkendali. Situasi lebaran ke 6, toko dan pasar mulai beroperasi seperti biasa. Posisi harga komoditas pangan terhadap inflasi masih sama dengan harga hari sebelumnya.

Secara umum, harga komoditas pangan di Jabar masih sama dengan harga komoditas pada Selasa kemarin. Tapi ada satu komoditas yang mengalami penurunan harga, yaitu cabai merah yang semula Rp90.000 per kg menjadi Rp73.000/kg.

Pascalebaran hari ke 6 kondisi inflasi terkendali

Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Barat, Herman Suryatman mengatakan, meski secara umum inflasi terkendali, tim terus berupaya agar stok kebutuhan pokok tetap terjaga dan tak ada gejolak permintaan.

Baca Juga: Di Leuwipanjang, Cicaheum dan Stasiun Kiaracondong Pemkot Bandung Data Penduduk Non Permanen

“Psikologis demand harus dijaga supaya tidak ada lonjakan permintaan yang berlebihan. Karena ketika banyak permintaan akan dimanfaatkan oleh pedagang yang memanfaatkan keadaan,” kata Herman Suryatman di Kota Bandung, Rabu ini (17/04/24). 

Selain itu, Herman menuturkan, pengawasan di pasar-pasar tradisional dan modern juga ditingkatkan untuk memastikan tak ada praktik harga tidak wajar atau penimbunan barang.

“Dilakukan pula koordinasi dengan produsen, pedagang, dan asosiasi konsumen untuk mencegah kenaikan harga yang tak wajar serta memastikan distribusi barang lancar dan efisien,” ujarnya. 

Baca Juga: Sebanyak 391.575 Wisatawan Berlibur di Jabar. Sariater, Pantai Pangandaran dan Taman Safari Masih Jadi Tujuan

Herman menambahkan, pantauan harga komoditas pangan kabupaten/kota di Jabar pun terus dilakukan serta sosialisasi kepada masyarakat tentang pentingnya menjadi konsumen yang bijak dengan berbelanja tidak berlebihan, sesuai dengan kebutuhan.

Halaman:

Editor: Edi Purnawadi

Sumber: Humas Jabar


Tags

Artikel Pilihan

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah