Puncak Arus Balik di Jabar Terkendali Jalur-jalur Kemacetan Terantisipasi Dengan Baik

- 16 April 2024, 11:30 WIB
Ribuan kendaraan arus balik Lebaran 1444 H/2023 M terjebak kemacetan di Tanjakan Gentong Tasikmalaya, Minggu 30 April 2023
Ribuan kendaraan arus balik Lebaran 1444 H/2023 M terjebak kemacetan di Tanjakan Gentong Tasikmalaya, Minggu 30 April 2023 /DeskJabar/Dindin Hidayat/

IDEJABAR – Puncak arus balik Lebaran 2024 di Jawa Barat yang diprediksi terjadi hari Senin (15/4/2024), memang faktanya ada kepadatan arus kendaraa. Tapi itu masih terkendali dengan penanganan dari jajaran Polda Jabar, Dinas Perhubungan Provinsi Jabar serta kabupaten/kota.

Berdasarkan laporan Dinas Perhubungan Jabar, arus balik mulai terjadi sejak Sabtu - Senin (13-15/4) di beberapa titik perlintasan jalur di Jabar.

Rata-rata 30.000 - 45.000 kendaraan yang melintas setiap hari

Sekretaris Daerah Jawa Barat,  Herman Suryatman Kota Bandung Senin (15/04/24) mengatakan memang terjadi kepadatan, karena volume kendaraan yang meningkat pada jam-jam tertentu sejak hari Sabtu. Kepadatan terjadi akibat bertemunya pemudik yang kembali, ditambah dengan kendaraan yang berwisata dan bersilaturahmi jarak dekat.

“Rata-rata ada 30.000 sampai 45.000 kendaraan yang melintas setiap hari di masa arus balik itu," kata Herman Suryatman kepada wartawan di Bandung.  

Tanjakan Gentong, Kabupaten Tasikmalaya tampak masih lenggang saat H-7 jelang mudik lebaran 1444H, Sabtu 15 April 2023./Deskajabar/Dindin Hidayat.
Tanjakan Gentong, Kabupaten Tasikmalaya tampak masih lenggang saat H-7 jelang mudik lebaran 1444H, Sabtu 15 April 2023./Deskajabar/Dindin Hidayat.

Kepolisian dan dinas perhubungan memberlakukan sistem buka tutup arus kendaraan di lapangan jika diperlukan untuk mengurai kepadatan. "Buka tutup itu diberlakukan jika diperlukan, jadi tidak selamanya diterapkan," tambah Herman.

Pengaturan lalu lintas difokuskan terutama pada titik-titik rawan kemacetan, seperti kawasan Puncak Bogor, beberapa di titik jalur Cileunyi-Tasikmalaya antara lain Limbangan dan Gentong, jalur Tol Jakarta-Cikampek, terutama gerbang tol utama Cikampek, Tol Cipali, Tol Palikanci, dan sejumlah titik di objek wisata.

Baca Juga: Sebanyak 391.575 Wisatawan Berlibur di Jabar. Sariater, Pantai Pangandaran dan Taman Safari Masih Jadi Tujuan

"Ada 12 posko Dishub Jabar yang tersebar di semua titik rawan kepadatan baik wilayah barat, timur, utara, dan selatan. Posko tersebut terutama untuk merespons cepat jika terjadi kepadatan dan kejadian tertentu. Pantauan di lapangan, posko tersebut berfungsi efektif," ujarnya.

Halaman:

Editor: Edi Purnawadi

Sumber: Humas Jabar


Tags

Artikel Pilihan

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah