Pilkada Tasik 2024: GILA! KPU Kota dan Kab Tasik Lantik 7. 368 Pantarlih

- 25 Juni 2024, 08:00 WIB
Anggota Pantarlih yang baru dilantik dan mereka segera turun ke lapangan untuk pendataan
Anggota Pantarlih yang baru dilantik dan mereka segera turun ke lapangan untuk pendataan /Foto : Silmi/IdeJabar/

IDEJABAR – Menghadapi pelaksanaan Pilkada Serentak 2024 bulan November ini, baik Pemilihan Wali Kota (Pilwalkot), Pemilihan Bupati (Pilbup) dan Pemilihan Gubernur (Pilgub), Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota dan Kabupaten Tasikmalaya telah melantik 7.368 petugas Pemutahiran Data Pemilih (Pantarlih).  

Proses pelantikan Pantarlih tersebut serentak pada Senin 24 Juni 2024, tak hanya di Kota dan Kab Tasik saja. Tapi serentak di seluruh Indonesia di daerah-daerah  yang menyelenggarakan Pilkada Serentak 2024.  

KPU Kota dan Kab Tasik Siap Selenggarakan Pilkada  

Dari jumlah 7.368 petugas Pantarlih Kota dan Kab Tasik, KPU Kota Tasik  telah melantik 1.953 petugas Pantarlih. Tugas dari Pantarlih itu sendiri yakni mengecek dan memastikan data pemilih yang akan menjadi pemilih tetap pada Pilkada Serentak November mendatang. 

Baca Juga: Pj Gubernur Jabar: 31 Siswa di Bandung Dibatalkan Penerimaannya Pada PPDB SMA 2024 Karena Langgar Domisili

Sedangkan KPU Kab Tasik telah melantik sebanyak 5.415 Petugas Pantarlih untuk 351 Desa yang ada di Kab Tasik. Dan setelah selesai dilantik mereka akan langsung bekerja untuk melakukan pencocokan dan penelitian data pemilih untuk Pilkada 2024 ini.  

Ketua KPU Kota Tasik, Asep Rismawan mengatakan pelantikan petugas Pantarlih ini dilakukan secara serentak di masing-masing Panitia Pemungutan Suara atau PPS yang kemudian dilanjutkan dengan bimbingan teknis.  

Baca Juga: Logo HUT Ke 79 Kemerdekaan RI Resmi Diluncurkan, “Nusantara Baru Indonesia Maju”.

Petugas Pantarlih, urai Asep, dibutuhkan untuk melakukan pemutakhiran data pemilih yang sebelumnya sudah ditetapkan ada 984 TPS yang ada di wilayah Kota Tasik.  

Petugas Pantarlih, lanjut Asep, nantinya akan memastikan semua warga Kota Tasik yang masuk dalam daftar pemilih potensial bisa terdaftar dalam daftar pemilih tetap yang tentunya dilakukan pencocokan dan penelitian data terlebih dahulu.  

Halaman:

Editor: Edi Purnawadi

Sumber: Liputan


Tags

Artikel Pilihan

Terkini