DUH, Duet Anies Kaesang di Pilkada Jakarta Rentan Ujaran Kebencian, Pengamat Beberkan Analisisnya!

- 18 Juni 2024, 16:00 WIB
Mantan Gubernur DKI Jakarta periode 2017-2022 Anies Baswedan (kiri) dan Ketua Umum PSI Kaesang Pangarep (kanan)_ Wacana menduekannya di Plgub DLI Jakarta 2024 sulit terwujud dan rentan diserang ujaran kebencian.
Mantan Gubernur DKI Jakarta periode 2017-2022 Anies Baswedan (kiri) dan Ketua Umum PSI Kaesang Pangarep (kanan)_ Wacana menduekannya di Plgub DLI Jakarta 2024 sulit terwujud dan rentan diserang ujaran kebencian. /Ist/

IDEJABAR - Wacana menduetkan Mantan Gubernur Jakarta Anies Baswedan dan Ketua Umum PSI Kaesang Pangarep dalam Pilkada Jakarta 2024 akan sulit terealisasi karena berpotensi menimbulkan persepsi negatif.

Bagaimanapun PSI memiliki rekam jejak yang sering mengkritisi kebijakan Anies Baswedan saat menduduki posisi Gubernur DKI Jakarta. Lalu arah visi kedua politisi itu juga sulit untuk disamakan.

Hal itu ditegaskan pengamat politik sekaligus Direktur Eksekutif Survei dan Polling Indonesia Igor Dirgantara, di Jakarta Selasa 18 Juni 2024.

"Akan sangat sulit untuk menyamakan platform jika nama Anies dan Kaesang diusung untuk maju bersama di Pilgub Jakarta November nanti, yaitu apakah ingin keberlanjutan atau perubahan," kata Igor.

Baca Juga: Uu Beri Peringatan Siap Maju di Pilgub Jabar 2024, Optimistis Suara RK Beralih Kepadanya

Selain itu, menurutnya pemasangan duet Anies Kaesang juga bakal sulit karena akan rentan diserang oleh ujaran kebencian dengan narasi bahwa pasangan itu merupakan kombinasi buruk berdasarkan latar belakang kedua politisi itu.

Dia juga meyakini bahwa Presiden Joko Widodo pun bakal melarang putra bungsunya itu berpasangan dengan Anies, dan akan lebih suka jika berpasangan dengan Ridwan Kamil, jika Mantan Gubernur Jawa Barat itu maju di Pilkada Jakarta 2024.

Namun begitu, Igor menilai wacana pemasangan Anies dan Kaesang itu juga tetap berpotensi memiliki sisi positif. Karena menurutnya kedua kekuatan suara dari dua kubu yang sebelumnya berbeda, bakal menjadi satu dan lebih kuat melalui pasangan tersebut.

Baca Juga: GAWAT Jika Ridwan Kamil Maju di Pilkada Jakarta, Pengamat Sebut di Jabar Lebih Realistis

"Tokoh yang populer tapi memiliki basis pemilih yang berbeda punya peluang yang lebih besar. Bisa diprediksi bahwa Anies dan Kaesang punya sumber pemilih yang berbeda, dan itu bisa saling melengkapi," katanya.

Sebelumnya pada Kamis 13 Juni 2024, Anies Baswedan resmi mendapatkan dukungan dari DPW Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Jakarta untuk maju menjadi bakal calon Gubernur Jakarta dalam Pilkada 2024

Terkait isu pemasangan dirinya dengan Kaesang Pangarep sebagai bakal calon wakil gubernur, dia pun mengatakan bahwa semua warga negara memiliki hak yang sama dan masih perlu dibahas lebih lanjut.***

Editor: Ateng Jaelani

Sumber: Antara


Tags

Artikel Pilihan

Terkait

Terkini