Pilkada Kota Tasikmalaya. Efektifkah Koalisi Gemuk Yang Digagas Gerindra?

- 13 Mei 2024, 07:30 WIB
Bendera Partai Gerindra
Bendera Partai Gerindra /Tanjungpinang.Pikiran-Rakyat/INT

IDEJABAR – Sejak mendeklarasikan Viman Alfaridzi Ramadhan sebagai Calon Wali Kota Tasikmalaya dalam Pilkada November mendatang, Partai Gerindra langsung menggagas pembentukan Koalisi Gemuk. Koalisi Gemuk adalah koalisi yang diisi oleh beberapa partai politik berbeda untuk memenangkan Viman dalam kontestasi politik nanti.  

Padahal, Gerindra sebenarnya bisa mencalonkan secara mandiri, tanpa koalisi, karena Gerindra dalam Pileg kemarin tampil sebagai peraih kursi terbanyak. Namun, disisi lainnya bukan berarti Gerindra tidak percaya diri, tapi lebih pada meyakini bahwa membangun sebuah pemerintahan koalisi merupakan pilihan yang tepat.  

Gerilya Gerindra Berhasil Mewujudkan Koalisi Gemuk  

Ketua DPC Gerindra Kota Tasik, Aslim SH, mengaku pihaknya terus melakukan komunikasi dengan parpol yang ada di Kota Tasik, utamanya dengan parpol yang belum berkoalisi. Komunikasi itu, kata Aslim, selain untuk melakukan pejajakan berkoalisi, juga mencari kesamaan pandang dalam upaya  bagaimana membangun Kota Tasik ke depan.  

Ilustrasi Pilkada Serentak 2024 - Kapan Pilkada 2024 di Jawa Barat? Simak Jadwal Serta Tahapan Pelaksanaannya Disini
Ilustrasi Pilkada Serentak 2024 - Kapan Pilkada 2024 di Jawa Barat? Simak Jadwal Serta Tahapan Pelaksanaannya Disini

“Kami masih intens melakukan komunikasi dengan parpol yang belum berkoalisi, juga dengan parpol yang sudah berkoalisi. Intinya  kami mengajak untuk bersama-sama memenangkan pilkada ini dan bersama-sama pula membangun Kota Tasik ke depan,” tutur Aslim kepada IDEJABAR via pesan elektriknya.  

Faktanya, saat ini mimpi Partai Gerindra untuk membangun Koalisi Gemuk sudah mulai terkuak. Bergabungnya Nasdem, PDIP dan PBB ke dalam rangkulan Gerindra menjadi penanda bahwa Koalisi Gemuk dalam proses mewujud. Belum lagi masuknya  dua parpol non-parlemen yakni Partai Ummat dan Partai Gelora.  

Baca Juga: Sekda Jabar Bertemu Pj. Bupati Bogor Upaya Percepatan Operasional TPPAS Lulut Nambo

Pengamat politik yang juga Wakil Direktur Pascasarjana Universitas Siliwangi Tasikmalaya, Dr. Yusuf Abdullah mengatakan koalisi gemuk itu sah-sah saja, jika memang itu bisa terbangun. Namun, lanjut Yusuf, dari sisi kinerja dan konsolidasi partai, apakah itu efektif?

“Meski masalah efektif tidaknya masih belum terlihat, karena bangunan koalisinya saja kan  baru sebatas MoU, belum in action. Sehingga kita masih sulit untuk melihat efektivitas dari apa yang disebut dengan koalisi gemuk itu,” papar mantan Komisioner KPU Kota Tasik ini kepada IDEJABAR via pesan elektriknya, Minggu (12/05/24).   

Halaman:

Editor: Edi Purnawadi

Sumber: Wawancara


Tags

Artikel Pilihan

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah