Pilkada Kota Tasikmalaya. Meski Raihan Kursi Menurun, PPP Tetap Jadi Primadona

- 23 April 2024, 11:30 WIB
Bendera Partai Persatuan Pembangunan (PPP)
Bendera Partai Persatuan Pembangunan (PPP) /Tanjungpinang.Pikiran-Rakyat/Internet

IDEJABAR - Meski jumlah kursi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kota Tasikmalaya di Pemilu Legeslatif 2024 turun dari 9 jadi 7, tapi PPP tetap menjadi primadona dan buruan para Calon Wali Kota di Pilkada Kota Tasik November mendatang. Buktinya, dari mulai pesohor, pengusaha, birokrat, kader dan mantan Wagub pun ikut mendaftar di PPP.

Sebut saja mereka yang daftar ke PPP Kota Tasik adalah Dicky Chandra (Aktor dan Sutradara Sinetron), Ivan Dicksan (Sekda Kota Tasik), Agus Wahyudin (Kader dan Wakil Ketua DPRD Kota Tasik), Abdul Holik (Kader PPP Pusat dan Pengusaha), U. Ruhzanul Ullum (Mantan Wagub Jabar dan Kader PPP). Sayangnya, hingga berita ini dibuat belum ada konfirmasi tentang Yanto Oce akan mendaftar-tidaknya ke PPP.

PPP Harus Bisa Merawat Eksistensinya Di Tasikmalaya

Anggota Mahkamah Partai, DPP PPP,  Abdullah Mansur, mengatakan bahwa dengan banyaknya pendaftar Calon Wali Kota ke DPC PPP itu membuktikan bahwa PPP masih memiliki daya tarik yang kuat. Apa lagi, lanjut Mansur, selama ini baik di Kota maupun Kab Tasik PPP selalu tampil sebagai pemenang.

Kantor DPC PPP Kota Tasik ramai di kunjungi para calon pendaftar untuk Pilkada Kota Tasikmalaya
Kantor DPC PPP Kota Tasik ramai di kunjungi para calon pendaftar untuk Pilkada Kota Tasikmalaya

“Dengan banyaknya pendaftar ke PPP membuktikan bahwa secara kultural PPP di Kota Tasik masih kuat. Juga membuktikan bahwa turunnya suara PPP di Kota dan Kab Tasik karena faktor politik uang,” kata mantan Jubir Ganjar-Mahpud ini.

Dijelaskan Mansur, dari pemilu ke pemilu ada gejala semakin pesatnya tingkat pragmatisme pemilih. Sehingga, hal itu menapikan apa yang selama ini dianutnya yakni Ideologi Perjuangan Partai. Oleh karena itu, kata Mansur, jika pola masyarakat masih seperti saat Pileg, maka mereka sudah tidak akan melihat dan tidak peduli  lagi pada ideologi partai.

“Ya Alhamdulillah jika PPP masih jadi primadona bagi para calon meski tidak bisa mengusung sendiri. Artinya PPP Kota Tasik harus membangun koalisi dengan parpol lainnya. Dan yang penting lagi, PPP harus mampu merawat eksistensinya di tengah-tengah masyarakat Kota Tasik,” papar Mansur.

Abdullah Mansur salah seorang Anggota Mahkaman Partai, DPP PPP
Abdullah Mansur salah seorang Anggota Mahkaman Partai, DPP PPP

Menurut Mansur, munculnya ideologi baru yakni “ideologi wani piro” saat Pileg, tentu sangat memprihatinkan. Untuk itu, dia berharap agar seluruh kader dan jajaran PPP bisa melawan hal itu. Karena itu sangat membahayakan bagi kelangsung demokrasi ke depan.”Sekali lagi PPP harus mampu merawat eksistensinya dihadapan ideologi wani piro yang menggerus suara PPP saat Pileg lalu,” tandas Mansur.***

 

Editor: Edi Purnawadi

Sumber: Wawancara


Tags

Artikel Pilihan

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah