Menjaring Pendapat Sejumlah Tokoh : Inilah, Sosok Wali Kota Tasik Harapan Masyarakat

- 20 April 2024, 11:30 WIB
Dosen, Peneliti, Tokoh, Aktivis, Mantan Pejabat mengungkap sosok Walikota yang dibutuhkan  Warga Kota Tasik
Dosen, Peneliti, Tokoh, Aktivis, Mantan Pejabat mengungkap sosok Walikota yang dibutuhkan Warga Kota Tasik /Foto : Kolase Dk Medsos/

IDEJABAR – Kota Tasikmalaya saat ini telah dilanda problem khas perkotaan. Problem khas perkotaan itu, menurut para pakar sosiologi dan ekonomi antara lain berkaitan dengan masalah Kemiskinan, Pengangguran, Sampah, Air Bersih, Kesehatan, Banjir dll. Problem-problem itu faktanya memang ada dan hadir di Kota Tasik.

Pelaksanaan Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota (Pilwalkot) Tasikmalaya tinggal beberapa bulan lagi. Sementara calon-calon yang akan ikut berkontestasi dalam Pilwalkot itu telah menampakan kehadirannya lewat baligo yang dipasang diberbagai sudut Kota Tasikmalaya. 

Sayangnya, kita belum pernah mendengar tentang gagasan atau konsep kepemimpinannya nanti. Mereka masih berasyik-masyuk dengan narasi-narasi bombas via baligo atau sekadar pertemuan. Kita masih “dibutakan” oleh konsep kepemimpinan mereka nanti, jika mereka tampil sebagai “Peraih Amanah” warga Kota Tasik.

Ilustrasi Pilkada Serentak 2024 - Kapan Pilkada 2024 di Jawa Barat? Simak Jadwal Serta Tahapan Pelaksanaannya Disini
Ilustrasi Pilkada Serentak 2024 - Kapan Pilkada 2024 di Jawa Barat? Simak Jadwal Serta Tahapan Pelaksanaannya Disini

Nah, jika keberadaan mereka dikaitkan dengan Hajatan Besar Kota Tasik yakni Pilwalkot Tasikmalaya saat ini, lalu figur atau sosok seperti apa yg diharapkan (masyarakat) mampu menangani atau mengurangi problem-problem perkotaan tersebut.

Nah, kami IdeJabar.pikiran-rakyat.com mencoba menjaring aspirasi dari sosok, tokoh, aktivis, pengamat, dosen dan lain-lainnya seputar Sosok atau Figur Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tasikmalaya seperti apa yang diharapkan masyarakat itu.  

Nah, Inilah Harapan Mereka Tentang Sosok Wali Kota dan Wakil Kota Tasikmalaya mendatang :

Juniar Havid

Mantan Pejabat, Sesepuh DAMAS Tasikmalaya dan Ketua Komunitas Bugar Alun-alun Tasik

Idealnya mah, Wali Kota dan Wakil Wali Kota itu adalah sosok yang sangat tahu akan Proses Kepemerintahan beserta segala dinamikanya yang ada.

Baca Juga: Pilkada Kab Tasikmalaya. Ihsanudin :”Partai Gerindra Akan Mengutamakan Kader Terbaik Dalam Pilkada 2024

Nandang Suherman

Dosen Sekolah Politik Anggaran (SEPOLA) Bandung, Pengamat APBD dan Peneliti Kebijakan Daerah

Problem Kota Tasik  yang seperti umumnya problem perkotaan di Indonesia, ya dibutuhkan pemimpin yang punya keberanian “mengeksekusi” dalam mengatasi problem tersebut. Karena yang saya lihat, kepemimpinan Kota Tasik (Walikota) selama ini lebih banyak pertimbangan politiknya yang bersifat “akomodatif” terhadap keinginan para politisinya.

Jadi diperlukan Wali Kota yang cukup “otonom” dan kemampuan teknokratis, untuk melakukan eksekusi dalam mengatasi problem yang ada di Kota Tasik

Nah, saya belum melihat dari jejak rekam para kandidat yang menunjukan sikap “otonom”-nya itu.

Diawali dari keberanian untuk melakukan “inovasi” dalam merumuskan APBD yang responsif menjawab problem Kota Tasik. Jangan terjebak ke “bagi-bagi” sumberdaya APBD menjadi “bancakan” di kalangan elit.

Deni Rusyniadi

Tim Monev Nasional ESP-USAID Area Jawa Barat 2012 dan Alumni Short Course HRD  IUALTD Bloomberg

Persoalan-persoalan itu hampir ada disetiap daerah. Unsur pembedanya adalah cara pendekatan intervensi pengelolaannya. Khusus di Kota Tasik pendekatan belum efektif, hal itu terlihat dari pengelolaan sampah misalnya, yang masih menggunakan pola KUMPUL, ANGKUT, BUANG.

Baca Juga: Pilkada Kota Tasikmalaya. Dasyat, Pendaftar Calon Wali Kota Tasik Ke PPP Wajib Bisa Baca Al’Qur’an.

Harusnya pengelolaan sampah di Kota Tasik menggunakan metode / Intervensi Community Solid Waste Based  Management (CSWBM). Suatu metode pengelolaan sampah yg melibatkan partisipatif aktif masyarakat secara penuh. Masyarakat akan mengelola sampah mulai dari rumah dan yang di buang ke TPA adalah residu. TPA pun tidak boleh menggunakan system open dumping tapi menggunakan sanitary landfill.

Perihal kesehatan pola pendekatan perencanaan program harus menggunakan metode intervensi, metode yg tepat, intervensi personal hygine dan community.

Yusuf Abdullah

Wakil Ketua Pascasarjana Universitas Siliwangi, Dosen, Peneliti dan Mantan Komisioner KPU Kota Tasik

Sosok Pemimpin yang diharapkan yaitu figur yang memiliki "dashboard" peta jalan penyelesaian masalah "khas perkotaan". Tidak hanya wacana, tapi eksekusi akhirnya yang harus terukur, substantif, dan solutif. Kota Tasik itu unik, sehingga perlu solusi yang menarik, yang bisa berimbas juga pada trafic PAD yang eksotik dan jadi daerah yang memiliki nilai jual tinggi. Intinya, Kota Tasik perlu figur calon pemimpin yang mampu menciptakan nilai untuk kota (value creation).

Baca Juga: Pilkada Serentak 2024. Ingat, Inilah Tahapan Penyelenggraan Pilkada Serentak Tahun 2024

Maulana Janah

Dosen Universitas Islam KH. Ruhiat Cipasung, Peneliti, Pengamat dan Penulis Buku Pilkada Kab. Tasik Terbitan KPU Kab. Tasik.

Kota Tasik perlu figur yang memahami problem Kota Tasik dan punya solusi kongkrit. Figur yang didukung oleh tokoh masyarakat, sehingga ketika terpilih bisa menggerakan seluruh elemen masyarakat. Ia lahir dan berada ditengah-tengah masyarakat alias membumi. Tidak mengawang-awang.

Tatang Pahat

Aktivis Sosial Budaya dan Sutradara Teater

Kota Tasik butuh pemimpin yang tegas, inovatif, lugas, cerdas, solutif dan dekat dengan masyarakat. Dia harus memahami betul anatomi masalah di Kota Tasik agar cara penyelesainnya memiliki nilai ketepatan. Tidak asal-asalan

Baca Juga: Calon Gubernur Jawa Barat di Pilkada 2024, PDIP, DEMOKRAT dan GOLKAR Buka Pendaftaran Kepala Daerah 2024

Nah saya melihat dan membaca calon-calon yang bejejer dibaligo itu belum mengarah ke sana. Baligo-baligo itu masih berasyik-masyuk dengan narasi-narasi utopisnya. Tidak ada ruang terhadap pemahaman problema masyarakat Kota Tasik saat ini.

Saya berharap ada uji publik terhadap calon-calon itu agar masyarakat mengetahui sejauhmana calon-calon itu memahami problema riil masyarakat dan Kota Tasik saat ini. Sehingga mereka menyiapkan langkah-langkah antisipatifnya berdasarkan pada fakta dan data yang benar-benar ada.

                                                *****

Semoga ini menjadi sebuah pertimbangan atau masukan bagi sosok atau figur serta partai yang memiliki Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota. Dan bagi Wali Kota dan Wakil Wali Kota terpilih nanti, semoga ini bisa menjadi salah satu guidance atau rambu-rambu dalam menjalankan tugasnya. SEMOGA … ***

 

Editor: Edi Purnawadi

Sumber: Wawancara


Tags

Artikel Pilihan

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah