Pilkada Kota Tasik : Awas, Beredarnya Flyer Viman-Ivan Bisa Jadi Bumerang Bagi Keduanya

- 15 April 2024, 08:06 WIB
Flyer bergambar Ivan Dicksan dan Viman Alfarizi beredar di masyarakat Kota Tasikmalaya, jelang Pilkada Kota Tasikmalaya 2024.
Flyer bergambar Ivan Dicksan dan Viman Alfarizi beredar di masyarakat Kota Tasikmalaya, jelang Pilkada Kota Tasikmalaya 2024. /

IDEJABAR - Beredarnya flyer bergambar Viman Alfaridzi Ramadhan ST, MBA dengan narasi Bakal Calon Walikota Tasikmalaya dan Drs. Ivan Dicksan Hasanudin M.Si dengan narasi Bakal Calon Wakil Walikota Tasikmalaya mengundang beragam respons dan sinisme. Pasalnya, flyer itu seperi bola liar yang digeluntungkan begitu saja. Akibatnya, masyarakat pun bebas menanggapi, tanpa harus memikirkan posisi kedua orang tersebut.

Jika keberadaan flyer itu tidak segera disikapi, maka itu bisa jadi bumerang bagi keduanya. Pasalnya, narasi dalam flyer itu telah dengan tegas menyatakan pasangan itu (seakan-akan) siap bertarung di Pilkada Kota Tasik.

Gerindra Berikan Klarifikasi Soal Flyer Viman-Ivan

Partai Gerindra, melalui Juru Bicara Dewan Pembina DPP Gerindra, Usman Kusman, mengatakan bahwa Partai Gerindra maupun tim Viman Alfaridzi tidak mengetahui siapa yang mewacanakan paket Viman-Ivan itu. Hingga membuat flyer dan menyebarkannya ke media sosial.

Baca Juga: Kota Tasik Lebaran Hari ke 4, Sejumlah Jalan Utama dan Tempat Nongkrong Mulai Lenggang dan Sepi

“Kita tidak tahu siapa dan apa motivasi dari pihak yang membuat flyer Viman Alfaridzi–Ivan Dicksan tersebut. Namun kami menyikapinya dengan santai saja,” kata Usman seperti dikutif kabar-tasikmalaya.com (14/04/24).

Ivan Dicksan, saat dikonfirmasi IDEJABAR Minggu (14/04/24) tentang beredarnya flyer tersebut mengatakan biarkan saja itu. Karena, kata Ivan, bisa saja itu merupakan salah-satu dari berbagai aspirasi yang muncul. Kata Ivan, mungkin itu bisa jadi salah satu pertimbangan ke depan. “Kita lihat saja nanti,” tegas Ivan.

Baca Juga: Hebat Euy... Kompleks Olahraga Dadaha : Antara Arena Olahraga, Rekreasi, Kuliner, Belanja dan Olah Seni

Namun Ivan menolak dengan tegas bahwa lahirnya flyer itu berkaitan dengan adanya deal dari kedua belah pihak. Ketika didesak bahwa belum adanya deal diantara keduanya, dengan tegas Ivan menjawab,”Iya memang belum ada,” katanya pendek.

Sekretaris DPC P3 Kota Tasikmalaya, Zenzen Djaenudin, saat dikonfirmasi IDEJABAR seputar beredarnya flyer itu dengan yakin mengatakan bahwa itu pertanda bahwa Ivan Dicksan  sangat diminati oleh semua pihak. Jadi, kata Zenzen, tidak salah jika P3 pun menominasikan Ivan.

“Ya biarlah menggelinding biar tingkat popularitas, akseptabilitas dan elektabilitas Ivan Dicksan semakin menjulang tinggi,” tutur Zenzen kepada IDEJABAR via pesan elektroniknya, Minggu (14/04/24).

Tatang Pahat, aktivis dsosial budaya dan sutradara teater
Tatang Pahat, aktivis dsosial budaya dan sutradara teater

Aktivis Sosial Budaya dan Sutradara Teater, Tatang Pahat, mengatakan bahwa siapapun pembuat atau pengedar flyer itu sangatlah gegabah. Pasalnya, kata Tatang, kehadiran flyer itu bisa menjadi bumerang bagi Viman ataupun Ivan. Karena dengan flyer itu, urai Tatang, membuktikan bahwa Viman tidak popular dan tidak percaya diri. Disisi lainnya, untuk Ivan seolah-olah Ivan telah berpasangan, jadi seperti menutup diri dari yang lain.

“Ini kan bahaya, karena ini bisa jadi bumerang bagi pasangan tersebut. Apa lagi pihak Viman pun telah membantah bahwa pihaknya tidak tahu-menahu seputar beredarnya flyer ini. Lalu dari siapakah dan dari manakah datangnya flyer ini,” kata Tatang.

Baca Juga: WASPADA! Pasca Lebaran, Mudik dan Silaturahmi Idul Fitri Sebabkan Datang Penyakit Ini

Tatang mengingatkan agar semua pihak berhati-hati jika mengklaim sesuatu itu agar tidak jadi blunder bagi keduanya. Apa lagi pihak Gerindra dan pihak Viman telah mengklarifikasi bahwa mereka tidak mengetahuinya.

Begitupun Ivan Dicksan, soal flyer itu sudah mengaku tidak tahu-menahu, bahkan P3 sebagai pihak yang dianggap akan mencalonkan Ivan Dicksan pun menegaskan tidak tahu-menahu.

“Ini kan jelas bisa jadi bumerang bagi Viman dan Ivan, karena seperti menutup pintu bagi mereka yang akan melakukan pendekatan terhadap keduanya. Dan ini buktinya,” papar Tatang saat dihubungi IDEJABAR via selulernya, Minggu malam (14/04/24).***

 

Editor: Edi Purnawadi

Sumber: Wawancara Berbagai Sumber


Tags

Artikel Pilihan

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah