Pilkada Kota Tasikmalaya: Pertarungan Antara Politisi, Mantan Birokrat, Pengusaha, Aktivis dan Ulama

- 30 Maret 2024, 09:30 WIB
Ilustrasi Pilkada serentak 2024.
Ilustrasi Pilkada serentak 2024. /Antara

IDEJABAR – Riuhnya Pilkada Kota Tasikmalaya ternyata memunculkan kekhawatiran salah seorang Staf Pengajar Sekolah Politik Anggaran (SEPOLA) Bandung, Nandang Suherman.  Dia mengaku khawatir dengan kondisi Pilkada Kota Tasik saat ini.

Karena, jika mengacu pada Pileg dan Pilpres yang baru lalu, maka uang dan kekuasaan akan menjadi tumpuan utama. Sehingga, ruang demokrasi dalam memilih menjadi tumpul dan terdegradasi

Pilkada Kota Tasik Kurang Memberi Ruang Demokrasi Kepada Calon Diluar Parpol

Menurut Nandang, dirinya faham bahwa kondisi itu merupakan efek dari Pilpres dan Pileg. Karena, saat Pileg dan Pilpres kemarin kentara sekali uang dan kekuasaan menguasainya. Akibatnya, bisa memunculkan trauma bagi mereka yang ingin bertarung di pilkada kota/kab, tapi dengan dana yang terukur.

Baca Juga: Pilkada Kota Tasikmalaya : DPP P3 Akan Turunkan Tim Survey Ke Kota Tasik

Sementara itu, jika mengacu pada nama-nama yang muncul saat ini, Pilkada Kota Tasik sepertinya kurang memberi ruang pada tokoh masyarakat yang berada diluar parpol. Padahal, kata Nandang, banyak warga Kota Tasik yang mumpuni dan mampu untuk menjadi pemimpin.

“Coba tengok tokoh masyarakat, ulama, tokoh perguruan tinggi, tokoh organisasi dan tokoh LSM, saya kira banyak yang mampu memimpin Kota Tasik. Sayangnya mereka tidak berada di dalam parpol dan kurang diberi ruang demokrasi yang maksimal,” papar Nandang kepada IDEJABAR saat dihubungi via selulernya, Jum;at (29/03/24).

Baca Juga: Pilkada Kota Tasikmalaya. PPP Tepis Isu Perpecahan, Akan Lebih Solid Setelah Turun Keputusan Partai

Seperti diketahui sejumlah nama yang telah ramai diberitakan dan kerap melakukan sosialisasi adalah Yanto Oce (Lawyer), Muslim (Ketua Parpol), M. Yusuf (Mantan Birokrat dan Ketua Parpol), Wahid (Ketua Parpol), Azies Rismaya Mahpud (Pengusaha), Viman Alfaridzi (Anggota DPRD Prov Jabar).

Ivan Dicksan (Sekda Kota Tasik), Abdul Cholik (Pengusaha), Yadi Mulyadi dan Dede Muharan (Politisi), Mamat Rahmat (Politisi), Nandang Nujamil (Aktivis), KH. Aminudin Bustomi (Ulama dan Ketua MUI), Muslim (Ketua Parpol) dan yang lain-lainnya.***

Halaman:

Editor: Edi Purnawadi

Sumber: Wawancara


Tags

Artikel Pilihan

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah