Berkaitan dengan masalah sampah : Bey Machmudin Minta Kabupaten Kota Akselerasi TPS3R

- 14 Mei 2024, 09:30 WIB
Sampah yang telah diolah di tempat penampungan di Kota Bandung
Sampah yang telah diolah di tempat penampungan di Kota Bandung /Foto : Humas Jabar/

IDEJABAR – Penjabat Gubernur Jabar Bey Machmudin meminta kabupaten dan kota di Jawa Barat terus mengakselerasi pembangunan Tempat Pengelolaan Sampah dengan metode Reduce Reuse Recycle atau TPS3R.  

Sampah yang diolah kemudian diarahkan menjadi energi baru terbarukan seperti  refuse derived fuel (RDF) yang dibutuhkan dan bisa dijual ke pabrik - pabrik pengolahan.  

Mengubah Sampah Nonorganik Jadi RDF dan Menghasilkan Uang  

Hal itu diungkapkan Bey saat meninjau TPS3SR Ence Azis di kawasan Garudujati, Kota Bandung, Senin kemarin. Kata Bey, di Kota Bandung sudah dikembangkan sampah nonorganik menjadi RDF. Bey meninjau TPS3R Ence Azis setelah mendengarkan pemaparan Tim Satgas Persampahan Bandung Raya.  

Baca Juga: Teras Cikapundung dan Teras Cihampelas : Siap Jadi Tempat Wisata Favorit di Kota Bandung

Setelah TPS3R Ence Azis, Pemprov Jabar bersama Pemkot Bandung akan menyiapkan tiga TPS3R lain, yakni di Jalan Indramayu (Antapani), Babakan Siliwangi, dan Batununggal.  

"TPS3R Ence Azis dulu, nanti yang lainnya menyusul. Ence Azis sebagai trigger, nanti kalau sudah berjalan mudah-mudahan ada swasta yang mau masuk membantu," kata Bey.  

Baca Juga: Sentra Rajut Binong Jati. Pemkot Bandung Akan Maksimalkan Potensi Sentra Rajut Binong

Kata Bey, TPS3R Ence Azis dapat mengolah sampah hingga 6 ton per hari selama delapan jam. Bey ingin ada peningkatan kapasitas menjadi 10 ton sampah per hari. Ditegaskan Bey, untuk membuat satu TPS3R membutuhkan anggaran sekitar Rp3 miliar.  

"Intinya kami ingin sampah itu tuntas di tahun ini, minimal di Kota Bandung sebagai percontohan untuk kota kabupaten lainnya di Jabar," tutupnya.***

Editor: Edi Purnawadi

Sumber: Humas Jabar


Tags

Artikel Pilihan

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah