Gempa Cianjur Mengejutkan dan Bisa Mencelakakan Siswa di Gedung Sekolah Berlantai Dua

- 7 Desember 2023, 21:37 WIB
Gedung sekolah berlantai dua di Cugenang, yang termasuk zona oranye. Dikhawatirkan timbul korban ketika murid berlarian dari lantai dua ketika gempa
Gedung sekolah berlantai dua di Cugenang, yang termasuk zona oranye. Dikhawatirkan timbul korban ketika murid berlarian dari lantai dua ketika gempa /Edi ES/

IDEJABAR-Kamis sore ini (07/12/2023), Cianjur kembali diguncang tiga kali gempabumi. Dua di antaranya dirasakan cukup keras dan mengejutkan warga Cugenang, Cipanas, dan Pacet, yang berlangsung pada pada pukul 16:59 WIB dan 17:53 WIB. Demikian disampaikan twitter resmi @infoBMKG (Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika)

Gempa kali ini adalah gempa dangkal akibat aktivitas Sesar Cugenang, berkekuatan M=2,9; dengan Skala Intensitas III MMI . Artinya, getaran dirasakan nyata dalam rumah, seperti getaran di kala truk besar berlalu. Pusat gempa terletak pada koordinat 6.82 Lintang Selatan (LS) dan 107.1 Bujur Timur (BT), yakni di darat pada jarak 4 kilometer (km) Barat Laut Kabupaten Cianjur, pada kedalaman 8 km.

BMKG mengimbau agar masyarakat tetap tenang dan tidak terpengaruh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. Masyarakat diminta hanya menggunakan informasi resmi dari BMKG, yang disebarkan melalui kanal komunikasi resmi yang telah terverifikasi (Instagram/Twitter @bmkgwilayah2 atau @infoBMKG), website (https://bbmkg2.bmkg.go.id/ atau https://www.bmkg.go.id atau inatews.bmkg.go.id).), atau melalui Mobile Apps (IOS dan Android): wrs-bmkg atau infobmkg.

Baca Juga: Insan Pendidikan di Cugenang: Pejuang Tulen Bangsa

Adapun warga Cugenang terkejut merasakan gempa ini. “Saya terkejut eeuy, goyangannya terasa agak keras,” kata Eris, warga Cibeureum, Cugenang. Namun sampai berita ini diturunkan, belum ada laporan kerusakan bangunan yang terjadi.

Warga Cugenang lainnya, seorang guru SMP menyampaikan kekhawatirannya bila gempa itu terjadi di siang hari. Sebab, masih ada bangunan sekolah dua lantai, kendati Cugenang adalah zona oranye, yang berarti tidak boleh ada bangunan bertingkat dua apalagi tiga.

Peta zona oranye di Cugenang yang tidak boleh ada bangunan dua lantai
Peta zona oranye di Cugenang yang tidak boleh ada bangunan dua lantai

Yang dikhawatirkan adalah murid-murid terkejut, lalu berlarian keluar kelas di lantai dua menuju ke lantai satu, berebutan di tangga, hingga terpeleset atau terjatuh. “Yang dikhawatirkan adalah proses evakuasi murid-murid di lantai dua. Mereka rawan celaka. Padahal di Cugenang tidak bolah ada bangunan dua lantai,” kata seorang guru SMP di Cugenang, sebut saja Rahmat Hidayat.

Kali ini memang tidak terjadi korban seperti yang dikhawatirkan, namun bisa saja terjadi ketika gempa melanda Cugenang di siang hari. Para pemangku kepentingan di Cianjur mesti segera mencari jalan keluar permasalahan ini, sebelum korban berjatuhan.***

 

Editor: Edi ES


Tags

Artikel Pilihan

Terkini

Terpopuler

Kabar Daerah